MANCINGRIATRENDS.COM – Supir wisata ke Maninjau. Bagi para supir atau pengendara lainnya yang ingin berwisa atau sekedar melintas di jalur ini ,wajib tau aturan dan peraturan yang berlaku di jalur ini ,di karnakan jalur yang satu ini termasuk salah satu jalur exrime yang ada d Indonesia. Jalur ini barada di kabupaten Agam Sumatra barat, yang menghubungkan antara Bukittinggi,Maninjau dan lubuk Basung,jalur ini sangat extrim di karenakan jalannya yang berkelok kelok ,menanjak dan terdapat banyak jurang-jurang dalam di sisi kiri dan kanan jalan, jalur ini dikenal dengan nama kelok 44.

Jalur ini juga merupakan jalur wisata,yang mana banyak terdapat banyak objek wisata di jalur ini,seperti objek wisata danau Maninjau dan embun pagi Aturan dan peraturan apa saja yang wajib di patuhi para pengendara yang melintas di jalur ini,setidaknya ada dua hal yang wajib d patuhi para pengendara!!

1. kendaraan yang dari arah atas wajib mengalah kalau bertemu atau berpapasan dengan kendaraan lainnya yang dari arah bawah.

2. Kendaran atau pengendara yang dari arah bawah harus memberi kode ,(mumbunyikan bel atau klakson).

Namun keindahan alam di sekitar kelok 44 dengan danau Maninjau adalah hal yang sangat menarik untuk di nikmati. Dan merupakan salah satu andalan dari sekian banyak objek wisata di Sumatera Barat.

Danau Maninjau tercatat sebagai danau terluas kesebelas di Indonesia. Panjangnya 16 km, lebar 7 km dan kedalaman hingga 165 m. Di Sumatera Barat, Maninjau merupakan danau terluas kedua setelah Danau Singkarak yang memiliki luas 129,69 km², berada di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok.

Beberapa spot terbaik menikmati keindahan Danau Maninjau justru beberapa kilometer sebelum mencapai danau ini. Yaitu dari tengah Kelok 44, yaitu di kelok 23 hingga kelok 30. Dari  titik ini kita bisa menikmati pemandangan bentangan danau dihiasi hamparan sawah sangat indah.

Danau Maninjau merupakan sumber air untuk sungai Batang Sri Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Sri Antokan terdapat PLTA Maninjau. Puncak tertinggi di perbukitan sekitar Danau Maninjau dikenal dengan nama Puncak Lawang.

Menurut legenda di Ranah Minang, keberadaan Danau Maninjau berkaitan erat dengan kisah Bujang Sembilan. Legenda yang berkembang secara turun temurun. Yang akan kami sampaikan di artikel selanjutnya..

 

Salam Nge-Trends.

Trends Media. Jejak kaki Petualang

– Rusdi Hamka –

 

Misteri … ! di Balik Indahnya Kelok 44 Maninjau
Bagikan :
Tag pada:                                                        
×

Online

Ada yang bisa kami bantu?

× Chat